Latest Movie :
Recent Movies
Showing posts with label Terapi mental. Show all posts
Showing posts with label Terapi mental. Show all posts

Stress Management

Hidup tanpa masalah mungkin indah. Namun hidup tanpa masalah membuat kita ternyata tidak berkembang jadinya. 

Masalah bukan untuk kita takuti. Stress bukan berarti harus kita hindari, namun bagaimana kita mengatur diri kita agar stress berguna untuk di-reframing menjadi suatu bagian yang memicu diri kita untuk lebih semangat lagi. Biarkanlah stress menghiasi kehidupan kita. Namun ketika stress itu tiba, kita sudah punya cara untuk mengatasinya. 

Meresume dari pembahasan Materi kali ini, bahwa kita bisa menyelesaikan masalah stress dengan cara : 

1. Mencegahnya stress terjadi dengan menjaga persepsi dan menghilangkan negative thinking atas setiap masalah yang terjadi 

2. Mengatasi Stress dengan  
  • Ubah Persepsi  
  • Break State
  • Relaksasi
  • Memberikan Efek suara yang Nyaman o Mandi Air Hangat
3.  Mengatasi Stress berat dengan o Relaksasi Ringan
  • Relaksasi Dalam
  • Ibadah  
  • Pensil Therapy
  • Compulsion Blow Out
4.  Mengatasi Depresi dengan cara o Disasosiasi
  • Reframming
Semoga dengan teknik diatas membantu anda meminimalisir stress yang mungkin terjadi dalam kehidupan anda

Hilangnya stress dari kehidupan anda tidak berarti hidup anda langsung menjadi indah dan bahagia. Menghilangkan stress adalah suatu tahapan melepaskan beban agar anda dapat hidup lebih nyaman dalam menggapai kebahagiaan. 

Sebuah tips dari  Romo guru pernah memberi wasiat kepada saya agar hidup lebih indah dinikmati walau masalah hadir tak tentu kapannya tiba 

1. Berderma 

2. Menjaga Silaturahmi

Berderma adalah suatu rasa syukur kita kepada Sang Pencipta atas segala karunia yang dia berikan kepada kita. Walaupun itu ujian yang datang, pastilah ujian datang dalam rangka menaikkan level keimanan kita. Ujian adalah bukti kecintaan Tuhan kepada kita, Semakin besar ujian yang datang maka semakin berarti bahwa kita
disiapkan menjadi seseorang yang besar. Karena ujian yang besar hanyalah untuk orang besar
Maka sudah sepantasnya kita berderma sebagai rasa syukur kita kepada Tuhan. Dengan berderma, yakinilah bahwa Allah akan menambah nikmat kita. Dengan berderma juga melepaskan pikiran negative dalam diri kita. Dengan berderma justru akan membuka pintu rizki kita yang lainnya. Mulailah berderma walau hanya Rp1000 per harinya ke tempat ibadah atau tempat yang anda yakini sebagai tempat yang tepat untuk berderma.
Setelah berderma, guru saya mengajarkan untuk menjaga silaturahim. Karena silaturahim adalah sarana pembuka rizki kita.  

Seorang sahabat bernama Pak Agung pernah bercerita kepada saya. Ketika beliau mendapatkan pekerjaan di Astra Honda  Motor, pada awalnya berawal dari silaturahim ke seorang sahabat. Ternyata dari silaturahim yang sederhana tersebut sekarang Pak Agung telah menduduki sebagai Internal Affair di perusahaan tersebut.
Demikian juga dengan Ita seorang lulusan SLTA yang mendapatkan beasiswa untuk kuliah lantaran bertemu dengan kawan yang telah lama tidak dia jumpa. Perjalanan hidupnya yang tadinya penuh kebimbangan kemudian berubah menjadi cerah karena silaturahim atau berkunjung , mempererat tali persaudaraan dengan teman, kawan atau sahabat yang pernah dimiliki.

Lantas bagaimana dengan kita?
Seberapa sempat diri kita untuk berkunjung kepada saudara-saudara kita? Mungkin pekerjaan kita banyak, mungkin aktifitas kita padat, namun bukan menjadi alasan buat kita untuk tidak bersilaturahim dengan kawan, sahabat atau bahkan kerabat. 

Padahal dengan bersilaturahim banyak sekali manfaatnya. Bukankah dengan ktia berkunjung kepada kawan atau saudara kita maka kita akan dapatkan
  • Inspirasi baru, bisa jadi pemecahan masalah yang kita hadapi malah kita dapatkan dari sahabat kita
  • Melegakkan hati. Walau belum menyelesaikan masalah setidaknya bertemu dengan sahabat lama membuat kita bahagia.
  • Pintu Rizki, 
  •  Rasa syukur, bisa jadi dengan bertemu sahabat kita bisa semakin bersyukur karena bisa jadi silaturahim  mempermudah kehidupan yang sedang kita jalani
Oleh karena itu mari kita jaga silaturahmi yang semoga bermanfaat buat kita juga nantinya.
Dan silaturahm yang terjalin antara saya dengan para pembaca tulisan sederhana ini semoga memberikan manfaat antara kita. 

Salam berbagi senantiasa

Di ambil dari epilog ebook strees management
anda bisa mendapatkan versi lengkapnya di area download 

Mengenali 7 Sumber Tekanan Mental untuk Menggapai Kebahagiaan



Setiap  manusia  ingin  mendapatkan  kebahagiaan.  Banyak dari mereka  menempuh berbagai upaya untuk mendapatkannya. Ada yang bekerja keras, mendalami spiritual dan bahkan ada yang sampai minum minuman keras dan menggunakan narkoba. Setelah sekian lama mencari banyak yang menyadari bahwa yang mereka dapatkan adalah sesuatu yang semu. 

Salah satu cara yang bisa kita tempuh untuk menggapai kebahagiaan adalah dengan mengenali sumber ketidakbahagiaan dan kemudian meniadakannya. 

Ada 4 keinginan dasar manusia. Yang pertama adalah keinginan untuk menapatkan rasa aman,   kemudian   keinginan   untuk   mengendalikan/dikendalikan   lalu   keinginan untuk  mendapatkan persetujuan atau penerimaan, dan yang terakhir adalah keinginan untuk dianggap spesial atau berbeda dari yang lain. Setiap tindakan fisik kita didasari oleh pikiran yang dilandasi oleh keempat hal mendasar tersebut. Kita rela melakukan upaya apapun untuk mendapatkan keempat hal itu secara sadar ataupun bawah sadar. 

Berkaitan  dengan  hal  itu  maka  kita  akan  merasa  tertekan  jika  tidak  bisa mendapatkannya. Pada permukaan tindakan fisik dan perasaan kita akan muncul berbagai tekanan mental yang orang awam kenali sebagai "stress". Inilah awal suatu ketidakbahagiaan. 

Ketika kita stress maka kita akan merasa negatif   tentang diri kita. Jadi kita merasa negatif tentang diri kita sampai pada tingkat ketika kita tak punya pengendalian atas apa yang terjadi. Demikian pula sebaliknya kita merasa positif tentang diri kita sampai pada tingkat ketika kita memiliki pengendalian atas apa yang terjadi.

Sebagai langkah awal kita perlu mengenali 7 sumber tekanan mental. Apa sajakah itu?

1.  Tidak memiliki tujuan dan makna yang jelas dalam menjalani kehidupan

2.  Tindakan yang tidak dituntaskan

3.  Kekhawatiran

4.  Perasaan takut gagal

5.  Takut penolakan

6.  Pengingkaran

7.  Kemarahan

Bisakah anda mengenali salah satu dari ketujuh hal tersebut pada diri anda sendiri? Atau malah mungkin ada beberapa?

Ketika  seseorang  mengenali  dan  menyadari  masalah  yang  menimpanyamaka 50% masalahnya telah tersembuhkan. Bagaimana dengan 50% sisanya kita akan membahasnya di artikel selanjutnya.

Ada cara bagaimana menjadikan pikiran kita secara positif bahkan indah, anda bisa coba mindset islami salah satu karya teman saya. Sebuah ebook yang patut anda miliki sebagai seorang muslim untuk pengembangan diri dan karir anda. Ya bisa anda dapatkan disini.
 
Diambil dari salah satu milis yang saya ikuti..
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Mind Power - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger